oleh

Cara Mudah Membuat Pola Jas Bagian 2

Cara Ketiga: Membuat Pola Dasar Jas Pria Bertubuh Gemuk

Keterangan gambar di atas :

Ukuran lingkar dada lebih kecil di banding ukuran lingkar pinggulnya, bahkan bisa terjadi yang paling besar adalah lingkar pinggang atau lebih tepat lingkar perutnya.

Pada posisi garis dada : M1-N1 = V1-U1 = seperempat lingkar badan yang terbesar (pinggul atau perut), di kurangi seperempat lingkar dada.

Kok begitu? Apa tak salah? Ya…tidak salah, karena lingkar dada pada orang gemuk biasanya lebih kecil dari lingkar perut atau lingkar pinggulnya.

E-M1 di tambah N1-L = seperempat lingkar dada plus 1 cm.

L-V1 di tambah U1-S = seperempat lingkar dada minus 1 cm.

E-M1 di tambah N1-V1 di tambah U1-S = setengah lingkar dada.

Pada posisi garis pundak :

J-M2 di tambah N2-K sama dengan P-U2 di tambah V2-Q sama dengan lebar pundak.

Pada posisi garis pinggang dan garis pinggul :

Di buat garis vertikal pada posisi garis pemisah antara pola depan, pola samping dan pola belakang.

Pada posisi pemisah pola :

Pemisah pola depan dengan pola samping, juga pemisah antara pola samping dan pola belakang sengaja di buat garis-garis vertikal tanpa lengkungan, bertujuan supaya tubuh gemuk yang memakai jas tersebut bisa tampak lebih ramping.

Garis-garis vertikal pemisah pola membawa kesan tubuh pemakai tampak lebih ramping.

Cara keempat : Membuat Krah Jas Pria Bertubuh Gemuk

Keterangan gambar di atas :

Cara Membuat krah bagian bawah :

J-K1 adalah gambaran kerung leher depan.

Hubungkan K dengan K1 dan di perpanjang keluar 7 cm sampai titik K2.

Jarak K1 dan K2 adalah 7 cm.

Tentukan titik K3 pada posisi 2 cm di kiri garis AD dan 10 cm di atas garis pinggang.

Hubungkan K2 dengan K3 dan pada garis itu tentukan titik K4.

Jarak K2 dan K4 adalah 3 cm.

Setelah K4 tertentu, tarik garis dari K4 sejajar K2-K.

Garis tersebut memotong garis AD di titik K5.

Garis yang menghubungkan titik-titik K3-K4 dan K5 adalah gambaran krah bagian bawah.

Cara Membuat krah bagian atas :

Berawal dari titik J tarik garis keatas yang tegak lurus dengan garis JK.

Tentukan titik J1, di mana jarak J ke J1 adalah setengah dari lebar leher.

Kalau ragu dengan ukuran lebar leher, tentukan saja J ke J1 = 1/6 lingkar leher.

Dari titik J1 tarik garis yang tegak lurus dengan J1-J.

Pada garis itu tentukan titik J2, di mana jarak J1 dan J2 adalah 7 cm.

Dari titik J2 buatlah garis yang sejajar dengan J1-J sampai memotong garis AB.

Garis itu di lanjutkan menggunakan sedikit lengkung menuju titik J3.

Posisi titik J3 itu di mana?

Titik J3 terletak pada garis K2-K dan berjarak 5 cm dengan titik K5.

Jarak J3 ke K5 adalah 5 cm.

Gambar Pola Jas Pria Bertubuh Gemuk

Keterangan gambar di atas :

Titik K3 berjarak 2 cm di sebelah kiri garis AD, tambahan lebar 2 cm ini berfungsi untuk membuat tumpukan kain di bagian depan jas untuk memasang kancing.

Titik K3 berjarak 10 cm di atas garis pinggang berfungsi untuk memasang kancing atas, sedangkan kancing tengah tepat pada posisi garis pinggang dan kancing bawah di tempatkan pada posisi 10 cm di bawah garis pinggang.

Jas Pria bertubuh gemuk ini di pasang kancing depan sebanyak 3 (tiga) buah.

Sambungan antara pola depan, pola samping dan pola belakang di buat lurus vertikal keatas bertujuan supaya tubuh pemakainya tampak lebih ramping.

Pilihan kain bahan jas dengan motif bergaris vertikal akan tampak lebih ramping lagi.

Pembahasan selanjutnya Cara Mudah Membuat Pola Jas Bagian 3

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru