oleh

Struktur Seni Bordir Komputer

Suatu karya seni dapat dinikmati apabila mengandung dua unsur mendasar, yaitu bentuk (form) dan struktur (tatanan), bentuk dasar dari elemen seni rupa adalah titik, garis, bidang, ruang dan warna.

Struktur adalah cara menyusun dari elemen-elemen seni rupa di atas,
sehingga terjalin hubungan yang berarti di antara bagian-bagian dari
keseluruhan perwujudan.

Dari uraian tersebut, dapat di lihat nantinya tentang bentuk seni bordir komputer, juga termasuk pada bahan baku yang digunakan, seperti kain dan benang sehingga tercipta berbagai karya seni bordir komputer.

a. Bahan Baku Seni Bordir Komputer

Bahan baku untuk seni bordir komputer terdiri dari bahan kain dan benang, pemakaian kedua bahan baku tersebut memberi pengaruh yang sangat besar terhadap hasil yang diperoleh.

Pemilihan bahan yang baik, akan menghasilkan seni bordir yang
baik pula, produk yang dihasilkan dengan teknik bordir komputer pada umumnya adalah busana, mukena, kerudung dan pembuatan lambang atau merk.

Bahan untuk kerudung biasanya lebih tipis daripada bahan untuk busana dan mukena, meskipun bahan yang digunakan tipis, namun tidak membuat bahan tersebut menjadi renggang.

Ini dikarenakan dalam proses membuat bordir tersebut diberi lapisan, lapisan dikenal dengan kain lapis, berwarna putih dan tipis.

Bahan selain kain dan kain lapis yang digunakan untuk bordir komputer adalah benang.

Benang untuk bordir komputer sama dengan benang yang digunakan
untuk bordir mesin.

Benang bordir memiliki warna yang sangat beragam, dengan keberagaman
tersebut menghasilkan bordir yang juga kaya akan warna.

Benang bordir memiliki karakter yang halus dan mengkilat, dengan karakter tersebut, bordir yang dibuat pun terlihat halus dan mengkilat.

b. Ragam Hias Seni Bordir Komputer

Ragam hias seni bordir komputer pada umumnya berupa flora atau tumbuh-tumbuhan, terdiri dari berbagai bentuk motif bunga-bungaan dan dedaunan.

Motif pada bordir merupakan suatu hal yang diharuskan, tanpa adanya
motif, seni bordir komputer tidak akan dapat terwujud, desain motif merupakan penentu nilai artistik sebuah karya seni bordir.

Dengan adanya desain motif karya seni bordir akan mudah dikerjakan, tata letak dan susunan benang yang serasi juga ditentukan oleh desain motif, dengan kata lain, keindahan bordir tidak terlepas dari andil desain motif.

Oleh karena itu, keterampilan seni bordir selalu dituntut untuk aktual, orisinil dan inovatif, berkaitan dengan hal di atas, motif bordir terdiri dari dua corak yaitu, pertama motif bordir yang diciptakan oleh masyarakat etnik tradisional, lebih menitikberatkan motif bordir dijadikan sebagai simbol.

Kedua, motif bordir mempunyai fungsi praktis estetis, diartikan sebagai sesuatu yang berdasarkan adanya hubungan dengan keindahan, hal ini bisa terjadi lewat cerap inderawi manusia yang mengamati pada sesuatu wujud tampilan benda.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa desain motif bordir merupakan hal yang berkaitan dengan keindahan atau estetik, desain motif bordir pada umumnya bertolak dari motif tradisional yang ada, desain yang dirancang sendiri, dan ada pula permintaan dari konsumen.

Motif bordir masa sekarang tidak terlepas dari perkembangan desain motif
yang sudah ada sebelumnya, pertumbuhan ekonomi menyebabkan cita rasa dalam tampilan terutama berbusana akan mempengaruhi sosok si pemakai.

Sehingganya, banyak para perancang desain motif bordir yang memunculkan hasil rancangannya dengan desain-desain terbaru, untuk seni bordir komputer, rancangan motif adalah dengan menggunakan media komputer.

Motif dirancang dengan menggunakan software yang dinamakan wilcom. Wilcom sebagai perangkat membuat desain motif bordir, dilengkapi dengan ketentuan pemakaian warna benang dan teknik jahit bordir.

Pada saat desain motif bordir selesai dirancang, kemudian dipindahkan ke mesin bordi komputer, mesin bordir siap menerima perintah sesuai dengan desain yang telah dirancang.

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru